Jual pupuk tambak organik di Pangkep

pupuk tambak organik kemasan 3 kg di banyuwangi

pupuk tambak organik kemasan 3 kg di Malinau – Tambak Adalah salah satu lahan potensial yang tersebar di seluruh wilayah indonesia, salah satunya dalah di wilayah sulawesi, kalimantan, aceh, lampung, NTB dan sebagian wilayah jawa yang menjadi pusat tambak udang terbaik. TON (Tambak Organik Nusantara) adalah produk organik dari PT. Natural Nusantara (PT. NASA) yang mempunyai formula alami (organik) spesial  tambak untuk meningkatkan jumlah serta kualitas produksi dan mengawasi perbaikan kelestarian lingkungan tambak dengan memberi mineral-mineral yang diperlukan bandeng/udang, mempercepat perkembangan plankton menjadi pakan alami bandeng/udang, dan mengikat logam – logam berat dan juga mengurai senyawa komplek  beracun untuk bandeng/udang. TON ikut membantu merutinkan molting udang.

Jual pupuk tambak organik nusantara di Tanah Laut

8 Kelebihan TON (Tambak Organik Nusantara) :

  1. Mengikat logam-logam berat yang beresiko buat udang/bandeng.
  2. Menolong menguraikan senyawa abadi komplek beresiko serta beracun, seperti : amoniak, H2S, asam laktat, dll.
  3. Menyediakan semua type unsur makro, unsur mikro komplit untuk percepat perkembangan plankton menjadi pakan alami bandeng/udang
  4. Membantu serta merutinkan molting udang.
  5. Membantu proses pencernaan udang/bandeng
  6. Meningkatkan perkembangan serta kesehatan udang.
  7. Membantu perubahan mikroorganisme yang berguna buat lingkungan tambak serta berguna buat perkembangan udang/bandeng.
  8. Membuat serta menjaga ekosistem tambak yang seimbang.

Legalitas:

  • Izin Departemen Perdagangan RI:no Reg. 503/00.1999/B/ILMK/V
  • Izin Departemen Pertanian RI: no. P.003/ORGANIK/PPI/X/2005
    Sucofindo: no. 3561024

Langkah Aplikasi  Pupuk TON ( tambak organik nusantara ) NASA Pada Tambak udang/bandeng Luasan satu hektar.

PEMAKAIAN TON PADA KOLAM DASAR TANAH

  • Dosis : 3 Kg per Hektar

Aplikasi saat Persiapan Kolam/sebelum isi air

  1. Aplikasi TON yang pertama dikerjakan di tanah basic kolam/tambak saat pengeringan sesudah dipanen. Aplikasinya lewat cara ditabur ke tanah dengan rata, atau dapat dicampurkan dahulu baru lalu disiramkan rata ke tanah basic kolam.
  2. Aplikasi TON dikerjakan sebelum dikerjakan pengapuran. Menurut tehnis yang benar, sesudah diterapkan TON lalu dikerjakan pengapuran dengan kapur dolomit. Dosis pemakaian kapur dolomit ialah 1 ton per hektar (100 kg per 1000 m2) atau sama dengan pH aktual, sesudah itu kolam dilewatkan sekitar 2-3 hari,
  3. alu di isi air setinggi 20Cm, serta biarlah saat 3 hari untuk TON kerja, baru lalu air dimasukkan sampai penuh (kedalaman 100 – 120 cm).
  4. Manfaat aplikasi TON saat pengeringan ini ialah untuk menetralisir beberapa gas serta senyawa beracun bekas pembusukan bahan organik yang dibuat oleh budidaya awal mulanya yakni amoniak serta H2S.
  5. Tidak hanya menjadi penetral senyawa atau gas beracun itu, TON ikut berperan menumbuhkan plankton yang bermanfaat menjadi pakan alami udang/bandeng.

APLIKASI SELAMA BUDIDAYA BERLANGSUNG

  1. Saat budidaya berjalan, TON harus juga dikasihkan dengan periodic (teratur) ke air Kolam atau Tambak.
  2. TON Dicampurkan Dalam Air Lalu disiramkan ke air kolam setiap 15 sampai 20 hari sekali.
  3. Dosis : TON 500 gr (2 botol) Setiap kali aplikasi larutkan dengan Air seperlunya Siramkan rata ke air kolam.
  4. Fungsinya penting ialah untuk menjaga kualitas air supaya tidaklah terlalu alami penurunan dengan mencolok sebab pembentukan senyawa atau gas yang beracun barusan. Diluar itu TON ikut berperan menumbuhkan serta menyuburkan plankton yang baru hingga tersedianya plankton di tambak tetap terbangun.

Aplikasi Pupuk TON NASA Pada Kolam Dari Semen Atau Terpal

Bagaiman aplikasi TON pada kolam dari semen atau terpal ?

Pada kolam semen atau terpal, jadi tidak dibutuhkan pemrosesan tempat seperti di tempat tanah, oleh karenanya perlakuan TON cuma dikerjakan sesudah isi air. Perlakuan pertama yakni sesudah pembersihan tuntas dikerjakan, isi kolam di isi air setinggi 20 cm, tebarkan/siramkan TON dengan dosis 1 kg per hektar (dua sendok makan penuh per 100 m2), sesudah itu air dilewatkan saat 3 hari, sesudah itu di isi penuh untuk kepentingan budidaya. Perlakuan selanjutnya dikerjakan sesudah ikan berusia 15 hari dengan dosis yang sama serta diulangi tiap-tiap 15 hari untuk mengawasi kualitas air kolam budidaya

Kandungan TON ( tambak organik nusantara )

N = 2,67%, P205 = 1,36%, K = 1,55%, Ca = 1,46%, S = 1,43 persen, Mg = 0,4%, Cl = 1,27%, Mn = 0,01%, Fe = 0,18%, Cu <1,19 ppm, Zn = 0,002%, Na = 0,11%, Si = 0,3%, Al = 0,11 persen, Si 0,3%, NaCl = 2,09%, SO4 = 4,31%, C/N ratio = 5,86%, PH = 8, Lemak = 0,07%, Protein = 16,69%, Karbohidrat = 1,01%, memiliki kandungan asam Humat 1,29%

Harga Produk Nasa Untuk Bandeng/Udang

Pupuk Tambak Organik Nusantara (TON)

  • 250 gr Rp. 55.000,-
  • 3 kg Rp. 500.000,-

Suplemen nutrisi VITERNA PLUS

  • Viterna Plus Cair 500 cc Rp.50.000,-
  • Viterna Plus Serbuk 250 gr Rp.135.000,-
  • Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA)
    250 cc Rp.22.000,-
    500 cc Rp.40.000,-
    3 liter Rp.200.000,-
  • Hormon Organik Nasa (HORMONIK)
    100 cc Rp.35.000,-
    500 cc Rp.145.000,-
  • Tangguh Probiotik  (TAPRO)
    1 liter Rp.75.000,-

Harga tertera di atas laku untuk Lokasi Jawa , tidak termasuk juga cost pengiriman.

Jual pupuk tambak udang di Tulang Bawang

TEHNIS BUDIDAYA LENGKAP

1. Tempat Tempat

Tempat tempat yang baik untuk budidaya udang ialah daerah pantai dengan tanah memiliki tekstur simak atau simak berpasir yang dapat meredam air serta tidak gampang pecah.
Ada air payau dengan salinitas 0 – 33 ppt dengan suhu maksimal 26 – 30°C serta bebas dari pencemaran bahan kimia beresiko. Memiliki aliran air masuk/inlet serta aliran air keluar/outlet yang terpisah. Gampang memperoleh fasilitas produksi yakni benur, pakan, pupuk, obat-obatan serta yang lain. Pada tambak yang intens mesti ada saluran listrik dari PLN atau Generator sendiri.

2. Berdasar pada intensitas serta padat tebarnya, budidaya udang dibedakan jadi:

  • Tambak Udang Tradisionil ==> dengan ciri umumnya di tempat pasang surut yang biasanya berbentuk rawa bakau. ukuran serta bentuk petakan tidak teratur, belumlah memakai pupuk serta obat-obatan serta program pakan tidak teratur serta padat tebar rendah.
  • Tambak semi Intens ==> dengan ciri tempat tambak telah pada daerah terbuka, bentuk petakan teratur tetai masih tetap berbentuk petakan yang luas ( 1 – 3 ha/petakan ), padat penebaran masih tetap rendah, pembuatan pakan bikinan masih tetap dikit.
  • Tambak Intens ==> dengan ciri tempat di daerah yang spesial untuk tambak dalam lokasi yang luas, ukuran petakan dibikin kecil (kurang dari 1 ha), padat tebar tinggi, telah memakai kincir, pupuk dan program pakan yang baik.

PENGOLAHAN LAHAN TAMBAK UDANG

Untuk memperoleh hasil panen yang baik, sekaligus juga mengawasi kelestarian lingkungan budidaya, harus hukumnya dikerjakan pemrosesan tempat yang mencakup:

  1. Pengangkatan Lumpur ==> Tiap-tiap budidaya tentu tinggalkan bekas budidaya yang berbentuk lumpur organik dari bekas pakan, kotoran udang serta dari udang yang mati. Kotoran itu di keluarkan lewat cara mekanis memakai cangkul atau penyedotan dengan pompa air/alkon.
  2. Pembalikan Tanah ==> Tanah di basic tambak butuh di balik lewat cara dibajak atau dicangkul untuk membebaskan gas-gas beracun (H2S serta Amoniak) yang terikat pada pertikel tanah, untuk menggemburkan tanah yang membunuh bibit penyakit sebab terserang cahaya matahari/ultra violet.
  3. Pengapuran ==> Untuk menetralisir keasaman tanah serta membunuh bibit-bibit penyakit dikerjakan dengan kapue Zeolit serta Dolomit dengan dosis semasing 500kg/ha atau sesuai dengan keasaman tanah.
  4. Pengeringan ==> Sesudah tanah dikapur, biarlah sampai tanah jadi kering serta pecah-pecah, untuk membunuh bibit-bibit penyakit.
    Perlakuan pupuk TON (Tambak Organik Nusantara) serta TANGGUH Probiotik (TAPRO) untuk kembalikan kesuburan tempat dan percepat perkembangan pakan alami/plankton serta menetralisir senyawa beracun, tempat butuh dikasihkan TON dosis 2,5 kg/hektar serta Probiotik TANGGUH dosis 2-3 liter/hektar. Triknya masukan beberapa TON & TAPRO ke air, lalu aduk sampai larut, siramkan dengan rata keseluruh area tempat tambak.
  5. Pemasukan Air ==> Sesudah dilewatkan 3 hari, air dimasukkan ke tambak. Pemasukan air yang pertama setinggi 10 – 25 cm serta biarlah 3 hari, untuk memberikan peluang bibit-bibit plankton tumbuh sesudah dipupuk dengan TON. Sesudah itu air dimasukkan sampai minimum 80 cm. Perlakuan saponen dapat dikerjakan untuk membunuh ikan yang masuk ke tambak. Untuk menyuburkan plankton sebelum benur disebar, air dikapur dengan Dolomit atau Zeolit dengan dosis 300kg/ha.

PEMILIHAN BENUR

  • Benur (Benih Urang/Udang) yang baik memiliki tingkat kehidupan (survival Rate/SR) yang tinggi, berwarna tegas/tidak pucat baik hitam ataupun merah, aktif berjalan, sehat serta memiliki alat badan yang komplet. Penebaran benur dikerjakan sesudah air jadi, yakni sesudah plankton tumbuh yang diikuti dengan kecerahan air kira-kira 30 – 40 cm.
  • Penebaran benur dikerjakan berhati-hati sebab benur masih tetap lemah serta gampang stress pada lingkungan yang baru.
    Step penebaran benur ialah:
  • Penyesuaian suhu ==> Plastik wadah benur di rendam saat 15 – 30 menit, supaya berlangsung rekonsilasi suhu pada air di tambak serta di plastik.
  • Penyesuaian Hawa ==> Plastik di buka serta dilipat di bagian ujungnya. Biarlah terbuka serta terapung saat 15 – 30 menit supaya berlangsung transisi hawa dari hawa bebas dengan hawa di air di plastik.
  • Penyesuaian Kandungan Garam/Salinitas ==> Dikerjakan lewat cara memercikkan air tambak ke plastik saat 10 menit. Maksudnya supaya berlangsung percampuran air yang berlainan salinitasnya, hingga benur bisa sesuaikan dengan sanilitas air tambak.
  • Pengeluaran Benur ==> Dikerjakan degan masukkan beberapa ujung plastik ke air tambak dengan berhati-hati serta perlahan-lahan.

PEMELIHARAAN UDANG

  • Pada awal budidaya, semestinya di daerah penebaran benur disekat dengan waring atau hapa, untuk mempermudah pemberian pakan. Sekat itu bisa diperluas sama dengan perubahan udang, sesudah 1 minggu sekat bisa di buka.
  • Pada bulan pertama yang perlu dilihat ialah kualitas air selalu harus konstan. Menambahkan atau perubahan air dikerjakan dengan berhati-hati sebab udang masih tetap rawan pada pergantian keadaan air yang mencolok. Untuk mengawasi kualitas serta stabilitas air, tiap-tiap menambahkan air baru atau optimal 15 hari sekali dikasih perlakuan TON dengan dosis 1 kg/ha serta Probiotik TANGGUH dosis ½ liter/ha.
  • Mulai usia 30 hari dikerjakan sample untuk tahu perubahan udang lewat bertambahnya berat udang. Udang yang normal pada usia 30 hari telah sampai size (jumlahnya udang per-kg) 250 – 300. Untuk setelah itu sample dikerjakan setiap 7 – 10 hari sekali. Produksi bahan organik terlarut yang datang dari kotoran serta bekas pakan cukup sudah tinggi, oleh karenanya semestinya air dikasih perlakuan kapur Seloit tiap-tiap beberapa waktu sekali dengan dosis 400 kg/ha.

Pada setiap perubahan atau menambahkan air baru masih dikasih perlakuan TON dengan dosis 1 kg/ha.

Mulai usia 60 hari keatas, yang perlu dilihat ialah managemen kualitas air serta kontrol pada keadaan udang. Tiap-tiap tunjukkan keadaan air yang buruk (diikuti dengan warna keruh serta kecerahan rendah) secepat-cepatnya dikerjakan perubahan air serta perlakuan TON 1 kg/ha. Bila konsentrasi bahan organik dalam tambak yang makin tinggi, mengakibatkan kualitas air/lingkungan hidup udang ikut makin alami penurunan, mengakibatkan udang gampang stress yang diikuti dengan tidak ingin makan, kotor serta diam di sudut-sudut tambak, yang bisa mengakibatkan terjadinya kanibalisme.

Jual pupuk untuk tambak udang di banyuwangi

PAKAN UDANG

Pakan udang ada 2 jenis, yakni pakan alami yang terbagi dalam plankton, siput-siput kecil, cacing kecil, anak serangga, serta detritus (bekas hewan serta tumbuhan yang membusuk). Pakan yang lainnya ialah pakan bikinan berbentuk pelet.
Pada budidaya semi intens apaladi intens, pakan bikinan begitu dibutuhkan. Sebab dengan padat penebaran yang tinggi, pakan alami akan tidak cukuo yang menyebabkan perkembangan udang yang terhalang serta akan muncul karakter kanibalisme udang. Pakan pelet udang dibedakan dengan penomoran yang berlainan sama dengan perkembangan udang yang normal.

Keperluan pakan awal untuk tiap-tiap 100.000 ekor ialah 1 kg, setelah itu setiap 7 hari sekali ditambah 1 kg sampai usia 30 hari. Mulai usia itu dikerjakan cek ancho dengan jumlahnya pakan ancho 10% dari pakan yang dikasihkan. Waktu angkat ancho untuk size 1000 – 166 ialah 3 jam, size 166 – 66 ialah 2.5 jam serta kurang dari 40 ialah 1,5 jam dari pemberian. Untuk tingkatkan perkembangan udang, butuh menambahkan nutrisi komplet dalam pakan. Karena itu, pakan mesti digabung dengan VITERNA Plus, POC NASA serta HORMONIK yang memiliki kandungan mineral-mineral terpenting, protein, lemak serta vitamin dengan dosis 1 tutup botol (10cc)/2-3 kg pakan. Untuk meratakan kombinasi, dapat ditambah dahulu dengan air seperlunya.

PANEN UDANG

Udang dipanen karena disebabkan tercapainya berat panen (panen normal) atau sebab terkena penyakit (panen emergency). Panen normal umumnya dikerjakan pada usia lebih dari 90 hari, dengan size normal rata-rata 40 – 50.
Sedang panen emergency dikerjakan bila udang terkena penyakit yang ganas dalam taraf luas (contohnya SEMBV/Bintik Putih).
Diluar itu ada panen parsial, yakni untuk kurangi populasi/kepadatan udang. Udang yang dipanen dengan prasyarat kualitas yang baika dalah yang memiliki ukuran besar, kulit keras, bersih, licin, cemerlang, alat badan komplet, masih tetap hidup serta fresh.
Waktu panen yang baik yakni malam atau pagi hari supaya udang tidak terserang panas cahaya matahari hingga udang yang telah mati tidak cepat jadi merah/rusak.

PENYAKIT UDANG

Beberapa penyakit pada udang meskipun pemicu langsungnya ialah infeksi agen pembawa penyakit, akan tetapi pemicunya ialah penurunan kualitas air. Oleh karenanya pemberian TON dengan teratur ke air tambak dengan dosis 1 – 2kg/ha setiap 15 hari sekali mutlak mesti dikerjakan. Semakin lebih baik lagi ikut dibarengi dengan pemberian Probiotik TANGGUH dosis 500 cc/ha yang bertindak menguraikan bahan organik jadi bahan tidak beracun. Diluar itu kapur dolomit atau zeolit harus juga dikasihkan saat spesifik yang membutuhkan, miisalnya sesudah air baru, sesudah hujan, saat udang mengambang dan lain-lain.

Demikian  artikel tentang Jual pupuk tambak organik nusantara di subang dan Budidaya Udang Tehnologi Organik NASA untuk tingkatkan produktivitas dengan optimal, Mudah-mudahan berguna…

Butuh Informasi? Jangan Ragu Segera Hubungi Kami!
Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu
—————————————————-
TELP/SMS/WA
0812 1218 5704

moreskin nasa